Showing posts with label deathproof. Show all posts
Showing posts with label deathproof. Show all posts

Wednesday, April 01, 2009

Grindhouse: Death Proof

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Cult
Gue kadang2 mikir, kalo Quentin Tarantino bikin film, kayaknya dia bikin film utk dirinya sndiri, bukan utk penonton. Jadi utk kepuasan pribadi aja, dan ga smua org bakalan ngerti ataw suka sama film2nya dia. Quentin Tarantino bikin segment film Grindhouse, alias film ala layar tancep jaman dulu. Grindhouse artinya film2 kualitas "B" atau film2 yg ga berkualitas diputar bergantian sbg Double Features. Atau 3 in 1 lahh. Kalo di Indonesia, bsa dibilang film2 layar tancap -- nonton 3 film atau lebih di satu pemutaran. Mementingkan dialog2 sama adegan2 ga jelas daripada jalan cerita. Dan Quentin Tarantino SENGAJA bikin film Grindhouse krn dia dulunya suka ntn jenis film2 spt ini. Kalo prnah ntn film2 Indonesia jaman dulu dg kualitasnya yg di bioskop abal2, Grindhouse ya spt ini.

Film Death Proof adalah salah satu segment film Grindhouse. Segment pertama adalah film "PLANET TERROR" (gue blon ntn).


Death Proof mnceritakan ttg seorang Stuntman bernama Stuntman Mike (Kurt Russel) yg mengincar gadis2 nakal dan membunuh mereka dg menabrak mobilnya ke mobil mereka sehingga mereka tewas. Sampai suatu hari ia mengincar sekelompok gadis2 lagi, tanpa mengetahui bahwa gadis2 tsb adalah Stuntwomen. Duel antara mereka akhirnya terjadi.

Spt biasanya, Quentin Tarantino slalu memasukkan trivia2 ttg musik dan film ke dlm dialog2nya, dmana belom tntu smua org tau dan mengerti. Scara jalan film, sejam pertama cukup lamaaaaaaaaaaaaaaaa skali ngomong2nya -- dan itu memang dsengaja. Penonton yg kurang sabaran bakalan kesel dan lbh baek ntn sejam berikutnya yg lbh banyak action. Memang film2 Grindhouse spt itu; dialog yg panjang lebar di sejam pertama, dan action yg berlebihan di sejam brikutnya.

QT juga sngaja membuat filmnya spt film jaman dulu; dg kualitas jelek, cutting yg ga rapih, warna2 yg pudar, banyaknya 'hujan' alias garis2 di filmnya, soundtrack lama, dialog2 ga mudeng, suara yg berdengung, ganti2 warna dg hitam putih, dll.

Tapi di balik itu smua, film ini cukup LUCU dg dark comedynya. Sbuah film tribute utk film2 jadul. Dialog2nya yg walopun klamaan, tapi cukup kaya dg kepiawaian QT utk mnjadikannya sbg film cult. Ga smua org bakalan suka sama film ini, itu uda dipastikan. Dan kayaknya emang QT sngaja supaya org ga langsung suka.

Btw, segment action film ini seru bgt dan lucu.