This is only a blog for my personal trinkets like my favorite videos, cartoons, music, movies. You can visit my movie review blog at http://hanitje.blogdrive.com -- thanks!
Who? Superbad scene-stealer who finally landed her breakout lead role in last year’s Easy A.
Why So Hot? In 2010, Easy A cemented Stone's status as Hollywood’s go-to funny girl. Her role as a high-schooler who manipulates the class gossip to her advantage won rave reviews and helped her land the coveted role of Gwen Stacy in next year’s The Amazing Spider-Man.
Stone's turn in the civil rights era adapatation The Help will showcase her more serious side and seal a spot on the A List.
What’s Next? A supporting role as Steve Carrell’s daughter in romcom Crazy Stupid Love is out in September, and a headlining turn in The Help, a film that looks at what happens when three very different women in Mississippi during the 1960s break unspoken rules with a secret writing project.
Rising Hollywood actors now according to Total Film UK. Check out their rising stars, click their photographs and read their repertoires.
Gue kepengen suka sama filmnya, beneran dehh. Scara gue demen bgt sama duo Simon Pegg dan Nick Frost yg film2nya cukup kocak bgt. Tapi entah knaps, gue kurang demen sama film ini. Sumpahh, rasanya brsalah bgt kalo gue biasa bgt sama film ini. Seakan2 emang uda jadi kwajiban gue utk nonton film mereka dan langsung suka. Sayangnya enggak...
Graeme (Simon Pegg) dan Clive (Nick Frost) adalah dua sahabat yg berlibur ke AS utk mngunjungi San Diego Comic-Con, tmpat dimans komik2, serial TV, dan film2 biasanya mngadakan konferensi. Sbg turis, mereka mmutuskan utk mngadakan prjalanan wisata mnggunakan winebago atau karavan dan mngunjungi tmpt2 trkenal utk penampakan alien. Tanpa sngaja ktika trlibat kcelakaan, mereka brtmu dg Paul (Seth Rogen) yg merupakan alien asli. Paul yg kabur dari pemerintah AS meminta tolong utk membawanya ke sbuah tempat di Arizona. Graeme, Paul, dan Clive mndapatkan ptualangan sambil dkejar2 oleh pemerintah.
It's an okay movie, tapi gue ga trlalu ktawa nonton filmnya dbandingin sama film2nya mereka brdua. Mngkin karena filmnya ga disutradarai oleh Edgar Wright yg biasanya bikin film2 trio mereka. Film ini disutradarai oleh Greg Mottola yg lebih trkenal bikin serial2 film. Bukan direksi filmnya yg gue ga demen, justru gue pikir sinematografinya keren, pacingnya juga ok. Tapi mngkin scriptnya yg kurang OK mnurut gue, apalagi terlalu Amerikana bgt sedangkan Simon Pegg dan Nick Frost adalah British, jadinya nyampur ga enak. Joke2nya agak sdikit hambar walo vulgar. Dialog2nya juga agak2 kaku mnurut gue, ga fluid kaya di film Britishnya mereka. Terlalu Hollywood banget sihh... Jadi akhirnya gue kaya nonton film Hollywood, penuh dg special effect dan bintang2 serta mentereng, tapi substansinya kurang dapet.
Btw, sbg karakter... Paul itu nyebelin abis. Eggghhhh...
Scara referensi pop culture, smuanya dapet. Banyak dialog2 atau adegan2 yg ngutip film2 trkenal trutama film2 Star Wars, E.T, Indiana Jones, Alien, Star Trek, Back To The Future, JAWS...pokoknya banyak banget yg langsung dikenal gitu. Tapi akhirnya filmnya jadi kebanyakan ngutip banyak hal dari film2 tsb, bukannya original spt film2nya mereka dahulu. Padahal film2 mereka kbanyakan parodi, tapi entah knaps malah brkesan original. Utk penggemar sci-fi, emang film ini direkomen banget en banyak kok yg suka sama film ini karena fun. Tapi kurang greget aja mnurut gue. Gue suka sama penampilan Jason Bateman dsini, karena dia brperan sbg agen Lorenzo Zoil (kdngerannya kaya Lorenzo's Oil, film trkenal taun 90an) dan badass bgt. Direkomen buat yg nyari film fun dan juga kasual dan juga pnggemar sci-fi.
Ya amplop, sumpahh gue ga kuasa ntn film ini. Brapa kali gue matiin, idupin, matiin, idupin, dtinggal pergi, bobo, klupaan, nonton lagi, brapa menit kmudian gue matiin lagi saking bosennya. Buset, film ini bikin gue ngantuk abis karena BORING bgt. Lama banget kelarin nonton film ini, sampe cape sndiri.
Valerie (Amanda Seyfried) dan penebang kayu Peter (Shiloh Fernandez) saling jatuh cinta, tapi Valerie sudah dtunangkan oleh orang tuanya dg Henry (Max Irons) ketika kakak perempuan Valerie, Lucie, tewas oleh Werewolf. Desa mereka dcekam ktakutan, dan ketika Pendeta Agung (Gary Oldman) beserta para prajuritnya datang ke desa mereka utk membunuh sang Werewolf, Valerie menemukan bahwa dirinya bsa brkomunikasi dg makhluk jadi2an tsb. Apalagi Valerie mngtahui bahwa Werewolf tsb mengenalnya dan mngajaknya utk mninggalkan desa tsb. Disutradarai oleh Catherine Hedwick.
Awalnya uda MALES bgt ntn film ini karena sutradaranya yg bikin film Twilight, yg gue anggep boring stengah mati. Ayo donks, Cat - cinematografinya uda bagus, knaps msti drusak dg dialog2 mmbosankan dan dg aktor2 yg salah casting??? Sutradara yg oke sharusnya bsa mutusin dialog mana yg msti dpake en bagaimana cara mereka berakting. Amanda Seyfried dan bbrapa aktor veteran macam Gary Oldman uda oke aktingnya, trutama Gary Oldman yg sbenernya gue mmpertanyakan knaps dia maen di film ini. Masa dari Harry Potter sama The Dark Knight, dia maen film bginian? Butuh duit mungkin.
Masalah besar bagi gue adalah aksen Amerika para aktor2 ini yg bikin kuping gue gatel bgt. Bukan apa2, ngedengerin karakter Peter ngomong, "I'M GONNA GET'CHA!" malah pengen ketawa. Settingnya di Eropa pada abad pertengahan en smua aktornya pd ngoms pake aksen Amerika, itu adalah hal yg mnggelikan bgt. Blum lagi rambutnya si Peter yg pake gel gitu. OMIGOD. Blom lagi adegannya kbanyakan di desa tsb. Tapi kliatan bgt desanya kaya studio gitu, makanya adegannya dputer2 aja di skliling area itu. Gue sampe puyeng liatnya. Filmnya cuman sbentar, jadinya ga ada prkembangan karakter sama skali. Plot twistnya juga ga trlalu shocking, biasa aja.
Gue ga trlalu masalahin masalah bahwa crita ini diambil dari cerita anak2 dan djadikan ala remaja. JUSTRU gue pernah bikin soal paper mngenai cerita fantasy Little Red Riding Hood, bahwa aslinya sbenernya mngenai gadis yg mngalami masa remaja dan menstruasi (warna merah dari tudung proteksi) shingga harus menutupinya dan bagaimana seorang gadis tertarik dg pria yg simbolismenya adalah seekor serigala. Hans Christian Anderson yg membuat cerita ini spt kisah anak2 walo pada dasarnya dongeng ini sbenernya buat dewasa. Cerita Grimm brsaudara yg lebih dekat pd sumbernya, bahwa ini adalah cerita pringatan bahwa seorang gadis harus brhati2 thd seorang pria apalagi kalo sedang puber.
Banyak bgt film Red Riding Hood versi dewasa yg uda prnah gue tonton, tapi yg ini membosankan bgt. Actionnya blahh bgt, ga nyeremin padahal katanya ini horor, romantis juga enggak terlalu. Tapi utk hiburan belaka, gue rasa ini film yg cocok buat penonton kasual trutama buat remaja karena aktor2nya ganteng en cantik. Malahan gue bsa bilang bgini, Twilight lebih bagus.... *bunuh diri*
Romantis tapi kacau abis, hehe. Film ini mrupakan salah satu film favorit gue, dan mrupakan salah satu film trbaik spanjang masa shingga mnjadikan film ini sbg cult movie. Stelah ga ntn film ini stelah bbrapa taun, ktika dtonton lagi emang mmbangkitkan rasa nostalgia dan gue mnyadari bahwa remaja itu ga brubah dari taun ke taun. Skolah tetep mrupakan tmpt yg nyebelin dan rasanya kepengen brontak thd aturan. An amazing dark romantic comedy ttg masa remaja yg kacau.
Veronica Sawyer (Winona Ryder) trgabung di dalam geng cewe popular di SMA brnama Heathers, karena 3 anggotanya brnama Heather smua. Heather Chandler (Kim Walker) adalah bosnya, Heather Duke (Shannen Doherty) yg bulimia, dan Heather McNamara (Lisanne Falk) seorang cheerleader. Veronica sbenarnya ga suka dg The Heathers yg semena2 dan mnyebalkan serta suka nge-bully murid2 karena mereka kaya dan cantik. Suatu hari Veronica brtmu dg murid baru brnama Jason Dean atau JD (Christian Slater) yg menembak cowo2 popular dg pistol kosong. Mereka jatuh cinta, dan Veronica mulai brontak thd para Heathers. Benci dg para Heathers, Veronica dan JD mulai mnjalankan rncana utk mnghukum mereka, tapi tanpa sngaja mereka ga sngaja mmbunuh salah satu Heather. Veronica dan JD lalu mulai mnutupi pmbunuhan tsb dg alih2 bunuh diri, tapi hal itu mmbuat Heather mnjadi panutan thd murid2 skolah.
Nonton film ini emang mmbuat gue sadar btapa gue ga demen sama skali sama SMA. Film ini mncerminkan dinamika para remaja dan murid SMA yg harus brjuang tiap hari utk mndapatkan respek dari para tmn2 skolah, dan bagaimana mnghadapi orang tua serta guru yg ga pdulian sama murid2nya. Dan kadang2 bagaimana rasanya depresi ngadepin skolah rasanya pengen ngbakar aja tmpt itu. Gue prnah ngalemin masa dmans rasanya pengen brontak abis en melenyapkan gedung skolah. Tapi ga mungkin lahh kalo masih punya rasa moralitas. Tapi damn, gue bener2 ngrasain pedesnya khidupan SMA di film ini.
Film ini adalah dark comedy, jadi temanya emang dark en banyak bunuh2an tapi dcritain dg humoris. Gue ngakak berat waktu satu per satu tmn2nya pada tewas smua, karena matinya pada mnggelikan. Dan gue bener2 cimaaaaat bgt dg hubungan antara JD dan Veronica -- walo mereka saling mncintai, tapi mereka bener2 dari dua dunia yg brbeda bgt. Bahkan ketika mereka bertengkar, Veronica dan JD uda kaya pasangan yg klop bgt. Aduh sumpahh bagi gue mereka tu kaya Bonnie & Clyde versi remaja dan sangat cocok antara satu sama lain. Chemistrynya kena abissss! I love them so much.
Gue rekomen bgt buat yg suka dark romantic comedy, yg ga sekedar nyari film romantis cengeng dan kamseupai atau biasa2 aja, tapi UNIK banget.
Renowned documentarian Morgan Spurlock hosts "50 Documentaries To See Before You Die," a celebration of the most remarkable and moving documentaries released in the past 25 years. It examines how the documentary feature has evolved into an increasingly popular genre, becoming a major box office draw and impacting contemporary American culture in ways never seen before.
Sutradara Shinichiro Watanabe emang jagoan abis. Gue sbenernya uda ntn ni serial waktu msh kuliah, cmn putus sambung melulu jadinya ga trlalu fokus. Gara2 sering dputer di Animax, akhirnya nonton beneran dehh. Dan asli ini serial uniknya stengah mampus.
Fuu adalah seorang gadis sbatang kara yg tengah mncari seorang Samurai yg mempunyai wangi spt bunga matahari ketika dua org brnama Mugen, bekas pnjahat, dan Jin seorang Samurai saling brtemu. Ketiga orang yg mempunyai kepribadian yg berbeda2 ini mulai menjelajahi Jepang utk mncari Samurai bunga matahari tsb. Awalnya Mugen dan Jin menolak utk membantu Fuu, karena dianggap membuang2 waktu. Tetapi Mugen dan Jin yg sering brkelahi akhirnya memutuskan utk membantu Fuu. Di setiap prjalanan, mereka selalu menemui petualangan liar. Serta konspirasi yg tdk dsangka2. Disutradarai oleh Shinichiro Watanabe.
Yg pasti BUKAN serial utk anak2, jadi kalo ada yg ngasi ini ke anak kecil, gue sumpahin aja loe pada, serial anime ini penuh dg adegan perkelahian samurai yg penuh darah, bahasa yg kotor, VIOLENT, serta adegan dewasa. Yg gue suka dari anime ini adalah keunikannya -- uniknya adalah walopun settingnya berada di jaman periode Edo skitar abad 19an, tapi bahasa dan lagunya ngikutin modern bgt. Jadi suka ada karakter yg nge-Rap atau backgroundnya pake musik Jazz, Hip-Hop serta Rock. Serial ini kalo pas lagi lucu, sumpah LUCU bgt bikin gue ngakak berat. Tapi pas lagi serius, wahh dramatis bgt.
Serial ini beneran ga bsa dprediksi. Gue kadang2 khawatir sama para karakter2nya, karena kita ga taw apa mereka bsa slamet ataw enggak. Dari awal sampe akhir beneran nagih dan bikin pengen taw gmans slanjutnya. Bener2 drekomen abis! Gue rekomen yg versi Jepang, tapi yg versi dubbing Inggris juga ga masalah karena gaya serial ini sangat Amerikana.
Wow, baru kali ini gue liat ada reality show yg bener2 nunjukin dunia kjahatan scara mntah2. Kaya nonton The Wire, tapi beneran trjadi. Atau ntn COPS tapi lebih dramatis ga cmn skedar kjar2an sama pnjahatnya. Lebih condong ke pnyelidikan yg dlakukan oleh para detektif utk mngusut kjahatannya. Spt dokumentar tapi lebih oke. Knaps gue ga prnah ntn dari dulu ya? Nagih bgt.
Serial dokumenter reality show ini mngikuti kgiatan dan pnyelidikan para detektif dari bagian homicide/pembunuhan dari Indianapolis Metropolitan Police Department dlm menangani kasus2 pmbunuhan di kota Indianapolis.
Awalnya gue pikir adalah aktor2 yg memerankan polisi2 ini, spt reka ulang kejadian ataw smacamnya. Dan kasus2nya palsu. Trnyata malahan beneran dan kameramen merekam smua kjadian yg trjadi pd saat itu juga. Biasanya episode dmulai ketika ada kasus ataw ada panggilang darurat 911, dan para polisi langsung datang ke TKP dan menyelidiki, menanyai para saksi, mndatangi rumah korban dan mngusut latar blakang, serta mnangkap para trsangka. Kadang2 suka ada baku tembak trjadi. Tapi yg paling seru justru adalah nonton para detektif ini menginterogasi para trsangka, sampe akhirnya mereka mngaku. Para polisi ini ga segan2 memaki2 para trsangka.
Yg nyari kasus2 aneh macam CSI atau action ala NCIS, mndngan hindarin aja. Serial dokumenter ini lebih REAL daripada serial2 tsb. Kita juga bsa mlihat kgiatan shari2 polisi ini, spt brcanda dg para polisi laennya, atau mereka menggebrek rmh trsangka. Ada satu polisi SWAT sumpah mati ganteng bgt. Hehehe. Dan dia bukan aktor lho. Gue dulu prnah numpang lewat ke Indianapolis -- slaen panas kotanya, emang agak2 ngeri dg tngkat kjahatan yg ada dsitu. Gue dulu tnggal di Cleveland, uda gtu di daerah yg agak2 brbahaya pula. Tapi kayaknya Indianapolis lebih parah, hehehe.
Serial ini juga GA pake hepi ending yg uda trtata rapi. Kadang2 seorang trsangka bsa bebas di akhir episode karena kurang bukti dan saksi. Kadang2 ada saksi yg tewas karena dbunuh. Intinya, kjahatan2 yg trjadi beneran trjadi, bukan rekayasa. Bahkan di akhir episode selalu ada tulisan "Tidak Bersalah Sampai Dibuktikan Sebaliknya".
Yg pasti gue rekomen bgt yg nyari drama polisi tapi beneran.
Beneran nge-doodle doanks gue, huehehe. Cmn coret2an pake SAI en mouse gue, lalalala. Ga ada makna, cmn skedar gambar muka diantara kabut soalnya nyoba2 toolsnya. Msh blon mahir. Kaya make mobil manual kalo uda lama pake matic.
Well, gue sbenernya ga demen sama tanaman. Benci2 amat seghh enggak, cmn gue emang paling ga bsa ngurusin tanaman -- msti dsiram sgala, kasi pupuk, blah blah. Tapi gue seneng liat bunga atau smacamnya yg warna-warni.
Waktu blog meme yg waktu itu, gue naro lukisan Sakura gue. Gue emang lbh demen pake kuas atau pen/pensil. Gue ga bsa gambar pake mouse, buangsaaattt... Dan PaintNet gue kan lagi rusak, trpaksa gue nyoba2 paint tools gitu. Gambar ini pake DeviantArt Muro -- makanya kaya gambar anak kecil...
Sumpah, ini salah satu serial paling aneh/kacaw/ngawur yg prnah gue tonton en bikin gue ngakak melulu tiap ntn episode2nya. Gue pikir Spongebob Squarepants uda ngaco berat, tapi trnyata ada yg lebih ngaco lagi. Awalnya gue ga trlalu mrhatiin ni serial, sampe ponakan gue yg msh SMA rekomen ni kartun. Gue trus nonton, akhirnya malahan suka berat.
Flapjack (Thurop Van-Orman) adalah seorang bocah berumur 7 tahun yg naif serta penuh imajinasi, dan slalu mlihat dunia sekitarnya dg riang gembira. Flapjack diadopsi oleh Bubbie (Roz Ryan) seekor paus biru muda betina dan juga single mother. Bubbie menemukan Flapjack di laut sewaktu ia msh bayi, sehingga Bubbie selalu mlindunginya. Flapjack mempunyai teman brnama Captain K'nuckles (Brian Doyle Murray) seorang bajak laut yg kekanakan tapi sok dewasa yg selalu mngajak Flapjack utk brpetualangan mncari Candied Island atau pulau permen, karena mereka ktagihan manis2an. Mereka tinggal di Stormalong Harbor dmans banyak residen yg tinggal pada aneh2 smua.
Serialnya emang super aneh, plotnya pd tumpang tindih tapi kayaknya emang dsngaja, dan dialog2nya lucu bgt. Tapi yg bikin parah di serial ini adalah animasinya yg kadang2 ngawur abis en agak2 jorok tapi ga vulgar. Lebih condong ke dialog2 gebleg dan mngkin cenderung dewasa walopun anak2 ga trlalu ngerti tapi ketawa aja. Soalnya Flapjack kalo ketawa aneh bgt tapi itu yg bikin lucu.
Gue ga trlalu rekomen buat anak2 kecil dbawah 10taun soalnya mngkin mereka ga ngerti apa yg trjadi. Dan gue juga ga trlalu rekomen buat org dewasa yg ga ngerti joke2nya. Tapi pada dasarnya sihh simple, Flapjack itu lugu dan slalu nganggep stiap hari sbagai petualangan padahal bukan sbuah ptualangan -- makanya dbilang misadventures. Karakter2nya aneh2 smuanya, tapi itu yg bikin lucu. Gue suka bgt sama Bubbie yg kalo ngomong cerdas bgt en suaranya enak ddnger soalnya kaya ibu2 African American.
Ga smua org bakalan suka dg serial ini karena emang gilingan padi bgt jalan ceritanya. Yg open minded coba nonton serial parah bin ngaco ini dehh, bsa bikin ngakak.
Waw, gue ga nyangka gue msh nonton ni serial National Geographic. Sejak dari jaman kuliah, masih ada aja. Putus sambung putus sambung sihh nontonnya. Mnurut gue, lebih bagus daripada Nanny 911 atau Super Nanny dan acara2 mngenai hubungan antar manusia. Dan nagih bgt!
Cesar Milan adalah seorang pakar anjing yg mempunyai filosofi zen dan psikologi dlm menangani anjing2 yg brmasalah. Tapi bukan itu inti dari rehabilitasi yg dberikan oleh Cesar; dia lebih condong merehabilitasi sang pemilik anjing tsb. Cesar biasanya dmntai bantuan utk datang ke sbuah rmh pemilik anjing yg brmasalah, dan ketika sedang mengamati situasi, terlihat sifat asli sang pemilik dlm merawat hewan peliharaannya shingga membuat peliharaannya brmasalah.
Yg gue suka dlm serial ini, yg gue tonton dari sejak kuliah, adalah Cesar membuka mata orang2, bahwa seekor anjing juga mempunyai sisi psikologis dan mentalitas. Ada alasan mengapa seekor anjing berperilaku sdemikian rupa. Banyak pemilik anjing yg ga ngerti knaps sang hewan berperilaku spt itu. Mempunyai hewan adalah tanggung jawab yg besar dan mereka harus berkomitmen utk bsa merawat, menyayangi, dan mmberikan stimulasi supaya mendapatkan kehidupan yg selaras, dan juga menempatkan manusia di posisi atas. Banyak para pemilik yg terlalu menyayangi anjingnya shingga mereka lupa bahwa anjing bukanlah manusia, tapi seekor hewan yg mempunyai nalar dan insting yg berbeda dg manusia.
Gue bener2 suka dg serial ini, asli NAGIH bgt nontonnya. Cara bcara Cesar sangatlah masuk akal, apalagi kalo dia mnjelaskan sisi kemanusiaan dan sisi natural, balance antara manusia dan hewan. Blum lagi ngajarin para pemilik anjing2 tsb utk supaya ga meten dan malah jadi lebih rendah diri. Penuh keharuan, tangisan, kemarahan, emosional, drama, dll... Serial ini lebih memfokuskan sisi emosional dan juga ngajarin smua org utk lebih mnyayangi makhluk hidup ciptaan Tuhan. Serial ini sering bgt dnominasi banyak pnghargaan dan mrupakan favorit kritikus. "Peace, relaxation, trust, respect; that is my goal."
ps: anjing bukanlah hewan favorit gue, tapi nonton ini membuat gue lebih mnghargai segala jenis makhluk hidup. gue rekomen bgt trutama yg GA SUKA sama binatang. elo bsa liat spt apa diri elo sbenernya, dan bagaimana cara pandang hidup loe bsa brubah.
Inspirasi gue adalah cewe ini. Prtama kali baca komiknya dia, gue bener2 trpesona bgt. Di edisi bahasa Indonesia, dia dbilang sbg Srikandi Jepang. Heheh. Bagi gue, cewe ini yg bikin gue kepengen gambar en bikin cerita macem2. Gue jadi penulis dan demen gambar ya gara2 dia. Umur gue baru 7 tahun gitu dehh, stelah ngefans berat sama dia, gue langsung masuk ke sanggar gambarnya Pak Tino Sidin. Hahaha. Yg pasti Yoko Tsuno mnginspirasi gue bahwa cewe itu bsa sgalanya. Yoko Tsuno jago bela diri, seorang jenius, dan ga brgantung sama sapapun, serta mnghargai prsahabatan.
PS: Karena PaintNet gue lagi kena virus, trpaksa ga gue warnain. Mo pake SAI malahan bikin kesel. So anyone kalo ada yg trtarik ngwarnain, silakan aja. Jgn lupa kreditnya ya :)
Exclusive for MEN/WOMEN: quiet, clean, and comfortable.
Location: Bintaro Veteran, South Jakarta.
Close to Bintaro Veteran Highway, Restaurants, Delivery, Gas station, Mini Market, Circle K, and Hospital.
Facility:
- Fully furnished - Fully air-conditioned - Single and Double bed - Wardrobe - Desk and chair - Bathroom with shower plus bathtub - Bathroom with shower only - Bathroom with tub - Parking space - Laundry - Television - Kitchen and dining - Single Room - Double room
Price Range:
- From Rp. 500,000 to Rp. 1,500,000 per month.
Contact Person:
- 021-99534701 - 081-280979123 - 12 rooms are available right now, please call to arrange appointment.
A picture of my family? Well, ini adalah gambar nyak gue. Skarang nyak adalah satu2nya kluarga gue scara bokap uda ga ada bbrapa taun yg lalu. Usianya beda 30 taun dari gue, cmn tampangnya kata org2 mirip anak2 kuliahan, soalnya emang awet muda bgt. Gue aja dkirain anak SMP... egghh... Blakangan ini jarang ktmuan, padahal serumah. Soalnya emang kita banyak ksibukan. Nyak tiap hari pngajian, arisan, ngemall, en kadang2 ntah ngurus apaan, en sering ngabisin waktu di rmh kakak2nya. Msh suka nyetir sndiri, tapi kadang2 suka males nyupir jadi kadang2 gue msti jadi supirnya. Tiap Minggu nyak suka ngajarin tmn2nya buat baca Al-Qur'an. Dari scara fisik, gue emang lbh mirip bokap -- wajah gue kata org cukup keras. Scara personality, gue sama nyak beda bgt dari sgala; hobi, makanan, warna, dll. Nyak demen bgt sama warna kuning, shingga rmh gue dari furnitur sampe gorden warnanya kbanyakan warna kuning sampe gue eneq. Tapi soal keras kepala en hard ass, gue rasa sama dg nyokap. Bukan brarti kita ga deket, justru kita cukup kompak bgt. Gue sama nyak emang independent biasanya. So... sekian
Sblum Hollywood bikin ni film, gue uda suka bgt sama fairy tale ini. Kisahnya cukup tragis, dan gue emang paling demen sama kisah romance yg agak2 tragis. Walopun biasanya di film anak2 mereka berakhir hepi ending, tapi kalo aslinya sbenernya enggak. Terus terang, gue emang GA BISA gambar binatang... so gue ga gambar angsa sama skali. Yg gue gambar adalah Prince Siegfried, Odille (Black Swan) dan Odette (White Swan) aja. Di konteks ini, Siegfried ga bsa mutusin sapa yg bakalan dia pilih utk cinta sejatinya.
-------------------
SWAN LAKE
Pada suatu hari Pangeran Siegfried sedang brjalan2 di hutan dan menemukan sbuah danau. Di tengah2 danau trdapat skumpulan angsa yg sedang berenang. Tapi Siegfried melihat bahwa ada salah satu angsa yg sangat cantik. Sang angsa juga mendekati Siegfried, dan menatapnya spt seorang gadis cantik. Siegfried lalu duduk di pinggir danau dan memperhatikan sang angsa yg berenang dg anggun. Ketika menjelang sore, para angsa mulai terbang dan meninggalkan danau. Tapi sang angsa cantik hanya berenang menuju ke daerah terlarang. Siegfried diam2 mengikuti sang angsa dari pinggir danau, dan sampai di sbuah kastil kumuh. Ketika bulan sudah muncul, sang angsa mulai berubah mnjadi seorang gadis cantik brnama Odette. Siegfried langsung jatuh cinta kpd Odette, dan melamarnya mnjadi istrinya. Hanya saja Odette menolak, karena takut oleh kutukan dari Rothbart, sang penyihir yg membunuh sluruh krajaannya serta orang tuanya. Odette kini dikutuk mnjadi angsa pada siang hari, dan manusia pd malam hari, serta harus kembali ke kastil.
Siegfried brjanji utk menolong Odette, mmbunuh Rothbart, dan mnghilangkan kutukan tsb. Odette mngatakan bahwa satu2nya cara utk mnghilangkan kutukan tsb adalah brsumpah utk mncintainya selamanya. Siegfried lalu brsumpah akan terus mncintainya, dan ia mngundang Odette utk datang ke pesta di istananya. Tanpa spngtahuan mereka, Odille mngtahui rncana mereka dan memperingati ayahnya, Rothbart. Rothbart dan Odille lalu pergi ke pesta Siegfried dg mnyamar mnjadi Odette dan ajudan. Siegfried lalu brdansa dg Odille, tanpa sadar bahwa ia dtipu. Di depan sluruh kerajaan, Siegfried lalu mngucapkan sumpah utk mncintai Odille slamanya. Odette yg trlambat datang, mndengar sumpah Siegfried dan langsung patah hati. Rothbart dan Odille lalu melepaskan pnyamaran mereka dan pulang ke kastil.
Siegfried merasa mnyesal dan mngejar Odette. Sluruh krajaan dan sang Ratu melarang Siegfried utk mnyusul Odette, karena Rothbart adalah penyihir mngerikan yg membinasakan sbuah krajaan. Siegfried lalu melepas tahtanya dan mngejar Odette sndirian. Di kastil Rothbart, Siegfried harus brtarung mati2an. Rothbart lalu mmberikan pilihan thd Siegfried; menikah dg Odille dan hidup, atau mncintai Odette tapi mati. Rothbart juga memberikan pilihan kpd Odette; menikah dgnya atau mlihat Siegfried mati.
Siegfried dan Odette harus memilih....
[SPOILER] Odette mengorbankan nyawanya dg melompat ke dlm danau dari atas tebing. Siegfried lalu juga ikut terjun ke dlm danau. Kekuatan sihir Rothbart dan Odille malah membuat mereka tewas trbakar karena kutukan itu brbalik ke mereka. Jiwa Odette dan Siegfried lalu terbang ke surga utk hidup selamanya. [/SPOILER]
-----------------
Gmans gue ga demen sama fairy tale ini??? Romantis, tragis, brdarah2, banyak action, cinta yg bener2 gila bgt. Kaya Romeo & Juliet tapi lebih parah.
Awalnya crita ini adalah karya balet dari Tchaikovsky, sang komposer trkenal. Brawal dari balet, dan kini critanya sdh ada novel, film2, animasi, dll. Lagu 'Swan Lake' sangatlah trkenal karena mnggambarkan dua sejoli ingin brsatu.
Dgambar pake pulpen (karena gue ga nemu pensil!) makanya sering salah2 dan akhirnya kcapean sndiri. Di edit pake PaintNet (komputer gue kena virus! trpaksa donlot ga jelas) sama Paint. Framenya dari clipart aja, karena gue males gambar lagi. Gue ngrasa si Siegfried dan Odette ini mirip sama Galaxy Express 999, padahal ga sngaja...
Bener2 ga niat bikin komik ini. Brdasarkan pngalaman pribadi, kjadian ini trjadi kira2 sbulan lebih yg lalu ktika gue lagi Liner alias Lunch + Dinner bareng BFF gue di salah satu mall en kita brdua duduk di booth bareng2.
The royal wedding of Kate Middleton and Prince William may have been over-hyped, but let's face it, it's like the Super Bowl for girls, gays and Brits and it only happens once in a blue moon, so how could we not get up at the crack of dawn to watch the breathless TV coverage? (It was also good preparation for how we'll have to wake up in the wee hours to watch the pentathlons, swimming competitions and rhythmic gymnastics from next year's Olympics in London.) If you opted to sleep in, here's what you missed:
The Arrivals Did I really need to get up before sunrise to see people drive through the streets of London in Rolls Royces? I wanted carriages, but I didn't get that until later. On the other hand, if I'd skipped this part, I would have missed the extended royal family showing up in mini-buses. Is there not a more glamorous means of transport? Are limos not an option? And I wouldn't have seen Kate's lame attempt at waving. She's going to be in parades for the rest of her life, so she should get practicing the slow pageant wave, or she's going to break her wrist waving wildly and foolishly like a little kid.
The Abbey Give the poor bored BBC cameraman extra credit: he shot Westminster Abbey from every angle possible and did this really cool upwards shot of the bells clanging. But my favorite was the shot from the top of the Abbey, looking down at the whole scene when Kate arrived at the altar. Really gave us a sense of scope. Though I could have done without all the swirling shots during the endless singing while the couple were off signing their official papers. Westminster looked beautiful, as we expected, and there were trees lining the aisle. That's right, trees blocking people's views more than the giant hats. Oh, and can the royals not splurge on some decent chairs? Most of the entranceway was filled with tacky looking black folding chairs. Only the people up by the altar got proper chairs with seatbacks. And how lame would it have been to be seated in the entryway and not even be able to see them tie the knot?
The Onlookers I've stood outside in Times Square on New Year's Eve before, so I realize that I shouldn't really throw stones here, but I think I'd be upset if I had camped outside for days and only saw a person in a car speed by. And even after the ceremony, only a portion of the masses saw the carriage parade, and those horses were moving so it was a bit of a blink-and-you-missed-it kind of moment. That said, it seemed like you could hear them screaming when the couple were pronounced husband and wife, and that was kind of cool. But still, that's some kind of crazy devotion.
The Hats Can America adopt this tradition? There were fantastic pieces of frill and whatnot on the tops of people's heads. I don't know if it was a strict rule, but Prime Minister David Cameron's wife Samantha showed up without one and aside from Maid of Honor Pippa, who had flowers in her hair, she was the only person who broke the hat tradition. It also seemed like a bit of an insult that she had showed up in a casual-looking dress with just a clip in her hair. But I'm not a Brit, so maybe I'm overreacting? Still, wear an ugly hat, people. It's fun!
The Singing My least favorite part of actual weddings is the songs. There are so many and they all sound the same. Here, they all went on forever and ever and those poor little choirboys who sang an anthem written just for the occasion had to do so in huge lace collars. At least they were kind of cute, even if they looked like pets that just had surgery, while the adult choir members were all overacting with their faces, clearly hoping to get on TV. Still, there's not much at a wedding that is more entertaining than watching the crowd of people mouthing along to the words to a song they clearly don't know. Elton John, I'm looking at you.
The Dress Let's face it, the main reason anyone tuned in to this was to see what Kate was wearing. And she looked lovely in her Sarah Burton for Alexander McQueen gown. Then again, anything would be better than that puffy nightmare that Princess Diana wore when she walked down the aisle (those sleeves haunt my nightmares). And I'm glad that Kate opted to find something demure and sexy (she showed some cleavage, but there was lace covering her arms). Plus, it was figure flattering and she didn't try and have a 40-foot train to break some stupid record. And her veil was very delicate and lovely, attached to a tiara that she'd borrowed from the Queen. What other girl ever gets to say that on their wedding day?
Harry Did someone have to roll him out of bed to get to the church on time? During some portions of the ceremony, I could swear that he was asleep, or at the very least resting his eyes. Oh, the lucky girl that lands this narcoleptic young prince. Still, he did look nice in his suit, he's not balding like his newlywed big brother and he managed not to lose the ring (his big job), so good going there.
The Rest of the Royals Camilla was wearing the finest in old-lady wear and now that Kate's officially part of the family, Camilla's never going to get any more attention for her attempts at fashion. Prince Charles also looked bored and vaguely sleepy, which is perhaps where Harry gets it from. The Queen was sporting bright yellow, but she mostly there for the ceremony and to ride in the royal carriage version of the Pope-mobile after the wedding. I loved that she pretty much rushed everyone off the balcony later on -- clearly, someone couldn't wait to get down on the dance floor, or have I just been watching too much SNL?
The Ceremony Maybe it was the way that it was filmed, but there was some sort of odd soap opera quality about the actual "I do" portion of the wedding. Perhaps it had something to do with the stilted way that Wills and Kate repeated their vows. I'm sure they were nervous - there were only millions of people watching, after all -- but she was barely speaking above a whisper. She's really going to have to work on enunciating. There was a brief moment where it looked like William was having trouble putting the ring on his bride's finger, but it finally slipped on. And I thought it was odd that he had to face forward instead of watching his bride come down the aisle. Good for rebellious Harry for turning around and taking a peek. Neither Kate or Will seemed excited during the ceremony and it wasn't until the archbishop with the amazing eyebrows (a Harry Potter character if I've ever seen one) did the scarf-draping, hand-tying bit that they looked like they could breath. After they were pronounced man and wife, there were prayers and a bishop speaking about keeping God in their lives and then all of the secret backstage official paper signing. It all seemed a little anticlimactic, but I guess that's why the balcony reveal of the newlyweds is such a big deal.
The Middletons I don't care much about the Brits in general, but I would watch the hell out of a reality show that focused on Pippa and her family. The maid of honor looked stunning in a slinky white gown and very sleek hair. Kate's brother James was very attractive delivering his religious reading. Dad looked pretty dapper in his suit walking his daughter down the aisle and the mom looked amazing in a light blue suit with a hat. She put Camilla to shame. Points to the commoners here.
The Happy Couple After the ceremony, when Kate and Will walked out of the church and stepped into the horse-drawn carriage, they both started smiling and looked genuinely happy/relieved that it was over. By the time they stepped out on the balcony to greet the public and show their first smooch as man and wife, they were practically beaming. I'm not one for sappy endings, but that was kind of sweet.
The Fly Over You know what more weddings could use? Fighter jets. Watching the aircrafts buzz over Buckingham Palace was very cool and loud and a nice contrast to all the talk about hats and dresses.
Spt yg uda gue bilang, pada saat mood utk ngeblogging ilang, malahan mood utk nulis fanfiction jadi dateng brtubi2. Slama bbrapa bulan ini, gue nyelesain buanyaaak bgt fanfics dan brbagai chaptersnya. Yg uda di posting scara resmi di Fanfiction.Net gue di HoneyBeez memang cmn bbrapa aja, tapi chapternya uda banyak. Banyak yg gue tulis dari banyak fandom spt Highlander, JAWS, dan Veronica Mars.
Dlm waktu 6 bulan, ada skitar 20 fanfiction baru yg muncul di benak gue, en gue cukup blingasatan dlm nulisnya. Ga tanggung2 hampir 3 chapter fanfic yg gue tinggalin di website tsb telah gue update, dan para reviewer gue yg dulunya maki2 gue karena critanya ga prnah gue selesain pada ngasi review yg lumayan bagus en pd message gue dg tulisan "WELCOME BACK!" Apalagi skrg hampir tiap bulan pasti gue posting fanfic baru, dan para reviewer pada subscribe ke gue.
Makasih banget buat SakuraBlue yg uda jadi Beta Reader gue. You're awesome!
Dgambar pake ballpoint, cmn dishadow pake adobe (I don't like it! I miss my PainNet!)
Gue slalu brhadapan dg pilihan2 sulit yg kadang2 bikin gue susah utk mutusin, dan itu kadang brdampak gede di khidupan gue. Salah satu keputusan sulit yg prnah gue hadepin adalah brtaun2 yg lalu, ga sampai sedekade lalu, yg mmbuat hidup gue brubah total. Gue ga akan ngasi taw apa hal tsb, dan kputusan apa yg gue ambil, yg pasti gue brada di antara maju dan mundur. Flight or flee. Gue msh brpikir apa gue ngambil kputusan yg salah, atau emang ini adalah jalan yg trbaek. I will never know...
Sorry ga gue warnain gambarnya scara PaintNet gue ga sngaja kedelete, dan gue harus blajar make Adobe yg gue sama skali ga ngerti, akhirnya gue putusin aja ga gue warnain. Mudah2an sihh bsok2 bsa gue kasi warna. Gambar make ballpoint di kertas notes pas gue lagi nungguin nyak di mobil, makanya sori gambarnya brantakan.